top navigation

Pelatihan Digital Printing HI-TECH Mall Surabaya









BAB I
PENDAHULUAN

1.1.       Latar Belakang
SMK Islam Ulul Albab, sebagai salah satu penyelenggara pendidikan yang bertempat di Kelutan Ngronggot Nganjuk. Membuka jurusan Multimedia dan Teknik Komputer dan Jaringan. Untuk meningkatkan wawasan tentang kejuruan, SMK menyelenggarakan Program Kunjungan Industri (KI) yang merupakan suatu kegiatan untuk memberi gambaran kepada siswa-siswi bagaimanakah dunia industri di luar sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, kami mengikuti beberapa program kegiatan yang dilaksanakan di Hi-Tech Mall Surabaya dan JTV Surabaya.
Untuk itu dalam pembahasan laporan Kunjungan Industri yang kami lakukan di SMK Islam Ulul Albab ini, kami mengambil pembahasan “PELATIHAN SABLON DIGITAL DI HI-TECH MALL SURABAYA DAN OBSERVASI PERALATAN SIARAN STASIUN DANGDUT DI JTV SURABAYA”.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
1.2.       Maksud dan Tujuan
1.        Tujuan Pelaksanaan Kunjungan Industri
Melalui pendekatan pembelajaran ini peserta Kunjungan Industri diharapkan:
a.       Mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan dunia kerja dan industri yang sesungguhnya.
b.      Mengetahui kompetensi standart sesuai yang dipersyaratkan oleh dunia kerja dan industri.
c.       Menambah wawasan mutu, ekonomi, bisnis, kewirausahaan dan produktif.
d.      Dapat menyerap perkembangan tehnologi dan budaya kerja untuk kepentingan pengembangan diri.
e.       (dan lain-lain sesuaikan dengan hasil kegiatan)

2.        Tujuan Pembuatan Laporan
a.       Sebagai salah satu bentuk latihan, dalam menghadapi kegiatan Praktik Kerja Industri.
b.      Sebagai salah satu tugas yang diisyaratkan untuk menempuh ujian akhir Semester (UAS) GenapTahunPelajaran 2014-2015
c.       Menambah wawasan tentang penulisan karya ilmiah.
d.      (dan lain-lain sesuaikan dengan kegiatan)

1.3.       Metode Penelitian
Dalam penulisan laporan kunjungan industri ini digunakan beberapa cara dalam melakukan pengumpulan data, yaitu:
a.       Metode Kepustakaan
Dalam metode ini digunakan landasan teori dari beberapa buku dan referensi yang berhubungan dengan topik yang akan dibahas. Selain dari beberapa buku, sumber pustaka didapatkan dari situs-situs internet.
b.      Metode Praktek Langsung
Dilakukan hasil observasi kegiatan Kunjungan Industri.
c.       Wawancara Langsung
Dilakukan wawancara atau tanya jawab secara langsung dengan pihak-pihak terkait mengenai bahan tulisan, dalam hal ini adalah pembimbing kunjungan indutrsi dan orang – orang yang berkompeten.
1.4.       Ruang Lingkup
Sesuai dengan hasil Kunjungan Industri di Hi-Tech Mall dan JTV Surabaya, kami membahas Pelatihan Sablon Digital dan Observasi Peralatan pada Program Siaran Stasiun Dangdut di JTV Surabaya.

1.5.       Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan laporan ini 3 bagian, yaitu:
Bagian Awal
Terdiri dari sampul luar, sampul judul, lembar konsultasi, lembar persetujuan, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, daftar lampiran
Bagian Isi
Bagian ini terdiri dari 5 bab, yaitu:
BAB I  PENDAHULUAN
Berisi latar belakang, permasalahan, maksud dan tujuan penulisan, serta metode dan sistematika penulisan. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kunjungan Industri.
BAB II PEMBAHASAN
Bab ini berisi  hasil kegiatan di Hi-Tech Mall Surabaya dan JTV Surabaya dan proposal usaha.
BAB III  PENUTUP
Bab terakhir dalam laporan ini berisikan simpulan dan saran.
Bagian Akhir
Terdiri dari Daftar Pustaka dan daftar lampiran
1.6.       Waktu dan Tempat Pelaksanaan



BAB II
KEGIATAN KUNJUNGAN INDUSTRI

2.1.Hasil Kegiatan di Hi-Tech Mall Surabaya
2.1.1.      Waktu dan tempat
Senin,20 April 2015 Pukul 15.00,Hi Tech Mall Surabaya terletak dijalan Kusuma Bangsa No. 116-118 Bubutan Surabaya

2.1.2.      Hasil pelatihan sablon digital
Di dunia sablon kaos ada dua jenis teknik sablon yang digunakan, yaitu sablon manual (screen printing) dan sablon digital (digital printing). Dalam artikel ini akan dibahas jenis-jenis sablon digital yang biasa digunakan.
1. Sablon Digital Transfer Paper
Sablon digital jenis ini adalah menggunakan kertas khusus sebagai media untuk mentransfer disain/gambar ke permukaan kaos. Jenis kertas yang digunakan ada 2 macam, yaitu, untuk kain warna terang (light fabric) dan untuk kain warna gelap (dark fabric).
Kelebihan dari sablon jenis ini adalah:
a.       Gambar atau disain serumit apapun dan dengan warna sekompleks apapun bisa disablon ke kain. Karena disain diprint ke transfer paper kemudian dipindahkan dengan proses pengpresan dengan suhu 100 -150oC.
b.      Proses produksi sablon jenis ini berlangsung cepat.
c.       Bisa dilakukan untuk macam-macam bahan, katun, polyester, polycotton, silk, kanvas, dll.
Kekurangan sablon digital transfer paper diantaranya:
  1. Perlu perawatan khusus, terutama saat mencuci, tidak boleh disikat/dikucek, tidak boleh pakai bleach, bagian gambar tidak boleh diseterika.
  2. Walaupun sudah dirawat dengan baik pun setelah 10 – 20X cuci gambar tetap akan terkelupas.
Sablon kaos jenis ini cocok untuk event-event yang sifatnya incidental, pilkada, launching produk dll.




2. Sablon Digital Sublimation
Mirip dengan transfer paper, bedanya sablon ini menggunakan tinta khusus sublime dan untuk kualitas lebih baik bisa menggunakan kertas khusus sublimation. Proses sablon digital sublimation yaitu mencetak disain pada kertas sublimation menggunakan printer inkjet (Epson). Kemudian dipress menggunakan hotpress dengan temperature 200 – 250oC.
Kelebihan sablon digital sublimation:
a.       Proses cepat dan warna disain menjadi lebih cerah pada kaos polyester.
Kekurangannya:
  1. Hanya bisa untuk kaos warna terang.
  2. Hanya bisa untuk kaos yang ada bahan polyesternya.
3. Sablon Digital Duracotton
Sablon digital ini mirip dengan sablon sublimation tinta yang dipakai pun tinta sublime, tapi sablon jenis ini bisa dilakukan pada kaos berbahan katun. Proses sablon duracotton adalah mencetak disain pada kertas khusus duracotton kemudian ditransfer ke kaos dengan hotpress bersuhu 200oC.

Kelebihan sablon digital duracotton:
  1. Proses sablon bisa pada kaos berbahan katun.
Kekurangan:
  1. Hanya bisa digunakan untuk warna kaos terang atau putih.
  2. Warna tinta tidak secerah sablon digital sublimation.
4. Sablon Digital Ecosolvent
Sablon ini menggunakan tinta khusus ecosolvent yang digunakan untuk mencetak disain dari wide format printer. Disain akan diprint pada kertas khusus untuk tinta ecosolvent. Kemudian kertas dipotong dengan plotter sesuai dengan disainnya, selanjutnya dipress dengan suhu 200oC.
Kelebihan:
  1. Waterproof
  2. Full color
  3. Bisa dibahan kain apa saja (termasuk pakaian olahraga air)
Kekurangan:
a.       Modal besar (mesin wide format dan cutting plotter)

5. Sablon Digital DTG (Direct To Garment)
Sablon DTG print langsung ke kaos. Sablon ini memerlukan mesin printer khusus untuk garment. Merk mesin DTG yang terkenal saat ini adalah Kiosk. Sablon DTG menggunakan tinta khusus yang bisa meresap ke dalam kain dan tidak luntur.
Kelebihan:
  1. Bisa mencetak berbagai disain hingga yang rumit dan full color.
  2. Bisa digunakan untuk kaos yang berbahan katun.
  3. Proses cepat dan mudah.
  4. Bisa untuk semua warna kaos.
Kekurangan:
  1. Harga printer DTG saat ini masih sangat mahal.
Selain sablon digital seperti yang dijelaskan diatas masih ada jenis sablon digital lain seperti: sablon digital Flex , dan Flock.



2.1.3.      Observasi dunia IT
  Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk meyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelansungan dan kenyamanan hidup manusia.
Penggunaan teknologi oleh manusia diawali dengan pengubahan sumber daya alam menjadi alat-alat sederhana. Penemuan prasejarah tentang kemampuan mengendalikan api telah menaikan ketersedian sumber-sumber pangan, sedangkan penciptaan roda telah membantu manusia dalam berpejalan dan mengendalikan lingkungan mereka.
Tidak di pungkiri teknologi zaman sekarang jauh lebih berkembang dibanding dengan  zaman dahulu.
            Adapun teknologi terbaru yang saya ketahui yang lagi berkembang saat ini adalah mesin cetak, telepon dan internet. teknologi tersebut bisa memperkecil hambatan fisik terhadap komunikasi dan memungkinkan manusia untuk berinteraksi secara bebas dalam skala global.
             Teknologi membantu memperbaiki ekonomi termasuk ekonomi global masa kini. Akan tetapi banyak proses teknologi menghasilkan produk sampingan yang tidak dikehendaki  yang disebut pencemar dan menguras sumber daya alam, merugiakan dan merusak bumi dan lingkungan.


2.2.Hasil Kegiatan di JTV Surabaya
2.2.1.      Waktu dan Tempat
JTV Building, Kompleks Graha Pena, Jl. A. Yani 88 – SURABAYA – JAWA TIMUR
2.2.2.      Observasi program Stasiun Dangdut
  Stasiun Dangdut JTV Program acara musik dangdut yang menarik dari JTV Surabaya.Siswa-siswi SMK ISLAM ULUL ALBAB melihat acara ini secara ON AIR atau siaran langsung,acara yang sangat menarik dan meriah ini salah satu acara unggulan di JTV.
2.3 Proposal Usaha
2.3.1 Sejarah dan Pemahaman tentang Digital Printing
  Digital Printing, adalah sebuah Metode Percetakan dari Gambar berbasis Digital, yang biasanya berupa File, kemudian bisa langsung dicetak di berbagai Media dengan cara yang Instan dan Cepat. Digital Printing merupakan Hasil Inovasi Perkembangan dari Metode Percetakan yang konvensional, yang muncul seiring dengan Kemajuan Teknologi Dunia yang sudah masuk di Era Digital.
Umumnya Digital Printing memiliki biaya produksi yang lebih tinggi untuk per satuan nya dibanding Metode Cetak yang lebih konvensional seperti Percetakan Offset, Sablon / Screen Printing. Akan tetapi, Tehnik Digital Printing ini memiliki Kelebihan yang tidak dimiliki oleh Metode Percetakan Offset maupun Sablon, yaitu tidak memerlukan Proses Pra Cetak seperti Pembuatan Film, Plat Cetak (Offset) , Afdruk Screen (Sablon). Karena Proses yang dilalui Digital Printing lebih Ringkas, membuat Digital Printing menjadi lebih banyak digunakan untuk Pengerjaan Cetak Jumlah Skala Kecil, mencetak dengan Waktu yang sangat Cepat dan Instan.
Untuk lebih mudahnya, kami Jelaskan Alur Proses Kerja antara Offset Printing, Screen Printing (Sablon) , Digital Printing
a.       Offset Printing : File Gambar >† Film / CTP (Computer to Plate) / Plate† Mesin >† Media
b.       Screen Printing : File Gambar >† Film / Kalkir >† Screen † Media
c.        Digital Printing : File Gambar †> Mesin >† Media


Kelebihan Digital Printing :
a.       Waktu Produksi Jauh Lebih Cepat
  1. Bisa Mencetak / Print jumlah sesuai keinginan ( Print On Demand ), tanpa harus ada Minimal Order, bahkan untuk mencetak dalam satuan.
  2. Proses Produksi Mencetak lebih Ringkas, dan Hasil Cetak / Print bisa langsung kelihatan.
  3. Tenaga Kerja yang lebih sedikit karena Proses Produksi yang lebih sedikit.
  4. Proses Kerja yang tidak Rumit, sehingga mudah dilakukan meski oleh Pemula dalam Bisnis Digital Printing.
f.       Kekurangan Bisnis Digital Printing :
  1. Dalam Hitungan Satuan Cost Produksi lebih tinggi dibanding Percetakan Offset / Sablon.
  2. Alur Kerja yang cukup Mudah, Ringkas dan Sederhana membuat banyak Pelaku Usaha yang melirik Bisnis Digital Printing ini sehingga memunculkan Persaingan yang cukup tinggi di Bidang ini.



Jenis Jenis Digital Printing berdasarkan Mesin yang ada :
a.       Large Format Digital Printing , menggunakan Mesin Printer yang memiliki Ukuran Besar, untuk Mencetak / Print Banner, Spanduk, Umbul Umbul, Baliho, Billboard, Neon Box, Sticker Vinyl, Sticker One way, Canvas, Kain, dll.
b.       Digital Offset Printing, merupakan Mesin Printer Digital yang bisa mencetak / print di Kertas HVS, Art Paper, Matte Paper, Fancy, Duplek, Ivory, dll. Merupakan Solusi terbaik mencetak jumlah satuan / sedikit yang tidak bisa dijangkau oleh Mesin Percetakan Offset.
c.        Screen Digital Printing / Sablon Digital untuk Kaos, merupakan Mesin Sablon Kaos Digital yang bisa langsung Mencetak di Kain Kaos tersebut dan hasil nya lebih Bagus dibanding Sablon Konvensional.
d.       Mug / Keramik Printing, Mesin Print untuk Gelas Mug, Keramik, yang menghasilkan Cetakan Gambar di Media Mug dan Keramik.
e.        dan Masih banyak Lagi Jenis Digital Printing yang ada, yang akan terus bertambah Variasi dan kegunaannya seiring dengan Perkembangan dunia Digital Printing.
Jadi kesimpulan yang bisa kami tarik, adalah Bisnis Digital Printing ini lahir tercipta untuk melayani Kebutuhan Pasar Industri Percetakan yang selama ini menjadi kekurangan Mesin Cetak Offset konvensional / Sablon. Digital Printing sangat tepat untuk melayani Kebutuhan Percetakan yang semakin Variatif, Kebutuhan Percetakan yang Cepat dan Jumlah yang sesuai Keinginan. Digital Printing memiliki Kekuatan dan Pangsa Pasar tersendiri dalam Dunia Percetakan / Printing sehingga menjadi suatu Lini Bisnis Baru yang sangat disukai oleh Kebutuhan Dunia saat ini.



BAB III
PENUTUP
3.1.Simpulan 
3.1.1.      Kelebihan dan kekurangan
·         Kelebihan
1.Kita Bisa Tau Bahwa Membuat Pin Itu Mudah
                    2.Kita Bisa Tau Kalau Menyablon Kaos Itu Mudah
·         Kekurangan
1.Penjelasan Di JTV Kurang Mendetail
2.Waktu Yang Tidak Kondusif
3.Perjalanan Yang Lumayan Macet

3.2.Saran
3.2.1.      Untuk siswa
1.Tertiblah Dalam Suatu Kegiatan Yang Bermanfaat
2.Jagalah Prilaku Kalian Yang Menurut Orang Lain Itu Tidak Sopan
3.Ikuti Kegiatan Dengan Hikmat Dan Cermat
4.Tetap Semangat Belajar

3.2.2.      Untuk sekolah


DAFTAR PUSTAKA

Malamjumat. 2009. Cara Sablon Baju Dengan Digital Printing. www.otodidak.info
Www.duniateknologi.blogspot.com

Jay Evolution
 

0 komentar:

Posting Komentar