top navigation

TENTANG DREAMWEAVER Dan 3 Metode nya

MENGENAL DESKTOP DREAMWEAVER MX




Software DreamWeaver ini merupakan salah satu software untuk mendesain
website atau homepage, selain

software FrontPage yang sering kita dengar.
Untuk memahami cara bekerja dengan DreamWeaver paling tidak ada tiga
komponen yang perlu dimengerti pengguna software ini:


- Halaman utama: untuk desain website itu sendiri (tampilan web maupun
kode HTML)
- Obyek / Tool: terdiri dari common, layout, text, frames, forms, templates,
character, head, script dan application. Fungsinya adalah memasukan
obyekatau sifat obyek yang Anda inginkan, misalnya memasukan table
dan segala sifat-sifatnya, atau membubuhkan sifat text.
- Properties: berfungsi sebagai alat pengedit obyek yang sedang Anda olah.
Proporties akan berubah sesuai dengan obyek yang sedang Anda olah.

Bila object atau properties tidak tampak pada layar Anda, klik Windows 􀃆 insert
atau properties.
DreamWeaver menyediakan tiga metode dalam mendesain website. Pertama,
mendesain dengan menggunakan kode HTML (bahasa dasar dalam membuat
website). Metode pertama ini tentunya bagi pendesain yang sudah mahir kode
HTMLnya. Kalau kita memilih metode pertama ini, maka layar di tampilan utama
ini murni kode-kode HTML. Sekali lagi ini cukup merepotkan bagi pemula.
Karenanya tidak dianjurkan bagi pemula menggunakan metode pertama ini.
Kedua, kita bisa desain juga dengan visualisasinya seperti kita mengetik melalui
editor word prosesor (MS WORD, misalnya). Metode kedua ini cocok bagi pemula.
Karena pendesain tidak perlu repot-repot memikirkan kode HTML. Anda cukup
klik tool yang Anda perlukan, DreamWeaver akan membuat sendiri HTML
kodenya. Jadi pada dasarnya tool hanya membuat HTML kode. Berbeda dengan
metode pertama, layar tampilan yang nampak sama seperti di website. Dalam
dunia Desktop Publishing disebut WYSIWYG (What you see is what you get = Apa
yang Anda lihat itulah tampilan sebenarnya).
Atau metode yang ketiga, yaitu perpaduan keduanya, mendesain secara visual
tapi juga bisa mengedit dengan kode HTML. Metode ini sebetulnya lebih tepat
daripada hanya mengAndalkan WYSIWYG. Sebab koreksi akan lebih tepat
dilakukan dengan kode HTML daripada sekedar tools.


download docx 
 sumber 

jay evolution

0 komentar:

Posting Komentar